Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

https://www.uhamka.ac.id/reg

Tak Ada Aturan Tolak LGBT, UAD: Jika Ditemukan Kami Tindak

Tak Ada Aturan Tolak LGBT, UAD: Jika Ditemukan Kami Tindak Selasa 23 Januari 2018, 16:14 WIB Tak Ada Aturan Tolak LGBT, UAD: Jika Ditemuk...

Tak Ada Aturan Tolak LGBT, UAD: Jika Ditemukan Kami Tindak

Selasa 23 Januari 2018, 16:14 WIB Tak Ada Aturan Tolak LGBT, UAD: Jika Ditemukan Kami Tindak Usman Hadi - detikNews Tak Ada Aturan Tolak LGBT, UAD: Jika Ditemukan Kami TindakFoto: Usman Hadi/detikcom yogyakarta - Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta tidak akan mengidentifikasi calon mahasiswa baru apakah mereka berperilaku LGBT atau tidak. Namun bila kelak di internal UAD ditemukan ada mahasiswa, karyawan dan dosen berperilaku LGBT, pihak kampus akan menindak tegas.
"Kalau ditemukan dan kemudian melakukan hal yang tidak sesuai dengan aturan agama, itu yang akan kita tindak," kata Rektor UAD, Dr H. Kasiyarno, M.Hum saat dihubungi detikcom, Selasa (23/1/2018).
Kasiyarno menjelaskan, memang tidak ada aturan yang melarang calon mahasiswa yang berperilaku LGBT masuk UAD. Namun di internal UAD memiliki kode etik mahasiswa atau dosen tersendiri. Berbagai perilaku menyimpang mahasiswa dan dosen diatur di kode etik tersebut.
"Ya misalnya (aturan) mengenai pergaulan yang tidak syar'i-lah," ungkapnya.
Meski memiliki kode etik, UAD tidak akan melakukan identifikasi calon mahasiswa baru yang akan masuk, apakah mereka berperilaku LGBT atau tidak. Sebab, tidak ada aturan atau ketentuan yang mengatur hal tersebut.
"Tidak ada, enggak (ada kebijakan yang mengatur). Kita sulit mengidentifikasinya. Kita tidak mengidentifikasi hal-hal seperti itu," ungkapnya.
Ia menegaskan bila perilaku tersebut keliru. LGBT, kata Kasiyarno, merupakan tindakan menyimpang dan menyalahi kodrat manusia.
"Ya kalau di Islam tidak mengizinkan hal-hal seperti itu (LGBT). Karena mela nggar kodrat manusia. Kalau itu diizinkan semuanya manusia nanti bisa punah," tutupnya. (bgs/bgs)
Berita Terkait

Guru MI di Jepara Tewas Tertimpa Pohon Saat Hendak Mengajar

20 Ribu Pelajar Deklarasi Antinarkoba di GBK Jepara

Jembatan Ambrol di Magelang, Mobil Terperosok 2 Penumpang Luka

Medsos Dinilai Ikut Picu Fenomena Kriminal Pelajar di Jateng dan DIY

Misteri Pembunuhan Karyawati BPR di Boyolali

Banyak Korban, Kasus Hannien Tour di Solo Dipecah Jadi 46 Berkas

Promo Jomblo di Gua Pindul untuk Gaet Wisatawan Anak Muda

Ayo ke Solo! Ada Diskon Tiket KA Hingga 20% Selama Februari

News Feed Kereta Anjlok di Bandung, KAI Pastika   n Jadwal Perjalanan Normal

Kereta Anjlok di Bandung, KAI Pastikan Jadwal Perjalanan Normal

Rabu 24 Januari 2018, 12:37 WIB Ketua MUI Jagakarsa Diklarifikasi Penyidik soal Gambar Banser

Ketua MUI Jagakarsa Diklarifikasi Penyidik soal Gambar Banser

Rabu 24 Januari 2018, 12:33 WIB Soal PNS Tak Netral di Pilkada, MenPAN-RB: Pecat atau Turun Pangkat

Soal PNS Tak Netral di Pilkada, MenPAN-RB: Pecat atau Turun Pangkat

Rabu 24 Januari 2018, 12:32 WIB Harga Beras Naik, Sandiaga Rapat Open Kimono di Pasar Cipinang

Harga Beras Naik, Sandiaga Rapat 'Open Kimono' di Pasar Cipinang

Rabu 24 Januari 2018, 12:31 WIB Sita 18 Kg Sabu dari Kampung Ambon, Polisi Tangkap 6 Orang

Sita 18 Kg Sabu dari Kampung Ambon, Polisi Tangkap 6 Orang

Rabu 24 Januari 2018, 12:30 WIB By retailAds detikcom Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com Back To TopSumber: Google News | Koranmu Yogyakarta